Ngobrol Keselamatan Lalu Lintas Bareng Komunitas, Jasa Raharja dan Korlantas Proaktif Respons Cepat Kecelakaan

Artikel388 Dilihat

JEJAKHUKUM.NET][

JAKARTA – PT Jasa Raharja menggelar kegiatan “Ngobrol Keselamatan Lalu Lintas

bareng Komunitas” dengan menghadirkan Korlantas Polri sebagai narasumber,

sebagai upaya memperkuat sinergi dan membangun budaya keselamatan berlalu

lintas di kalangan komunitas pengemudi online maupun konvensional.

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi sekaligus edukasi yang melibatkan berbagai

pemangku kepentingan dalam ekosistem keselamatan jalan raya. Mulai dari aparat

kepolisian, rumah sakit, hingga komunitas pengemudi yang setiap hari berada di

jalan.

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa

komunitas pengemudi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran

keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat. Menurutnya, para pengemudi yang

setiap hari berada di jalan juga dapat menjadi bagian penting dalam mempercepat

penyampaian informasi saat terjadi kecelakaan lalu lintas.

Dalam kegiatan tersebut, Jasa Raharja menyosialisasikan fitur Lapor Laka pada

aplikasi JRKu sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan publik perusahaan.

Fitur tersebut dihadirkan untuk mempermudah masyarakat melaporkan kecelakaan

lalu lintas secara cepat dan terintegrasi sehingga mendukung percepatan

penanganan korban. “Penanganan golden periode bisa jadi titik krusial untuk tekan

fatalitas korban laka lantas. Dan komunitas yang setiap hari berada di jalan raya bisa

menjadi first responder untuk memberikan informasi inlebih cepat,” ujar Awaluddin.

Kehadiran fitur ini juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat maupun

keluarga korban yang mengalami kebingungan saat kecelakaan terjadi. Terutama

terkait langkah awal yang harus dilakukan untuk mendapatkan penanganan dan

informasi layanan secara cepat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kolaborasi bersama komunitas

pengemudi sebagai bagian dari budaya keselamatan di jalan raya. Semakin cepat

informasi diterima, semakin cepat pula penanganan dapat dilakukan. Karena itu,

kami terus memperkuat transformasi digital pelayanan agar masyarakat memperoleh

layanan yang lebih cepat, mudah, dan responsif,” ujar Awaluddin.

Pada kesempatan yang sama, Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho menegaskan bahwa

keselamatan lalu lintas membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,termasuk komunitas pengemudi yang menjadi garda terdepan di jalan raya.

Menurutnya, keselamatan berlalu lintas tidak bisa dibangun sendiri. Dibutuhkan

kolaborasi semua pihak, termasuk komunitas pengemudi yang setiap hari berada di

jalan dan memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.

“Fitur Lapor Laka di aplikasi JRKu ini sangat bagus dalam lompatan layanan digital,

tinggal nanti kita bisa sama-sama sempurnakan. Intinya, bagaimana kita bisa

melayani masyarakat secara bersama-sama. Karena keselamatan terhadap jiwa

orang adalah tugas kita bersama. Kami yakin kolaborasi kita semua akan semakin

terkoordinasi dengan baik,” ujar Agus.

Dukungan terhadap inisiatif tersebut juga disampaikan Direktur Nonmedik RS

Husada, dr. Fushen, M.H., M.M., FISQua. Menurutnya, percepatan informasi

kecelakaan sangat membantu rumah sakit dalam mempersiapkan penanganan

medis terhadap korban.

“Kami menyambut baik fitur Lapor Laka ini, karena yang kami lihat ini akan

memotong banyak waktu yang mengefisienkan pelayanan pada pasien atau korban

dalam golden period. Sehingga itu akan memperbesar kemungkinan keberhasilan

pelayanan medis terhadap korban,” ujar Fushen.

Sementara itu, perwakilan mitra pengemudi online dan konvensional menyambut

baik sosialisasi fitur tersebut. Mereka menilai fitur Lapor Laka JRKu dapat membantu

pengemudi berkontribusi lebih cepat dalam proses pelaporan kecelakaan di

lapangan. “Sangat mendukung dengan adanya fitur di aplikasi JRKu ini. Semoga

JRKu bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dwi Susanti, salah satu perwakilan mitra

pengemudi online.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh Direksi Jasa Raharja, Direktur Administrasi

dan Keuangan RS Pelni Fauziah Ferryna, perwakilan Rumah Sakit Polri Tingkat I

Kramat Jati melalui Kabid Yanmedwat Kombes Pol. dr. Budi Satria, M.Sc., Sp.PD,

perwakilan komunitas pengemudi dari Gojek, Grab, Maxim, inDrive, Xanh SM, dan

Bluebird Group, serta Kepala Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan

Daerah.