Peringati Tahun Baru Islam, Bupati Karawang: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Karakter Religius Karawang

Berita, Daerah279 Dilihat

KARAWANG, JEJAKHUKUM.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar doa bersama dan pawai obor dalam memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.

“Agenda ini (doa bersama dan pawai obor) merupakan momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan identitas religius daerah,” ujar Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh disela memperingati Tahun Baru Islam di Karawang, Senin (15/6/2026).

Ia menyampaikan, semangat Tahun Baru Islam harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat nilai religius dan menjaga persatuan.

Selain itu, harus menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama dalam membangun Karawang yang lebih maju.

Disebutkan, kegiatan memperingati Tahun Baru Islam dengan doa bersama dan pawai obor ini merupakan agenda tahunan yang tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Kita menginginkan momentum ini terus dilaksanakan setiap tahun. Karawang bukan hanya dikenal sebagai kawasan industri maupun lumbung padi, tetapi juga memiliki kekayaan yang luar biasa berupa pesantren-pesantren yang menjadi bagian dari identitas daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah dipusatkan di kompleks Islamic Center, Karawang, tepatnya di Masjid Al-Jihad, jalan raya Ahmad Yani Karawang.

Kegiatan ini diawali dengan tausiyah doa akhir tahun secara berjamaah, dilanjutkan dengan Shalat Magrib, doa awal tahun, serta pawai obor di sepanjang jalan raya Ahmad Yani Karawang.

Pawai obor melibatkan para pegawai di seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Karawang, para camat, instansi vertikal, dan berbagai elemen masyarakat.

Bupati Aep menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian peringatan tahun baru Islam.

“Keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi bukti bahwa semangat gotong-royong dan ukhuwah masih terjaga dengan baik di Karawang,” ucapnya.